03 Februari, 2013

Beginilah Hidup Mengajariku (Untaian Mutiara Hikmah DR. Musthafa As-Siba’i)

• Jika melihat kehidupan dengan mata optimisme, maka akan engkau dapati keindahan di setiap sudutnya. Bahkan termasuk di dalam keburukan sekalipun (engkau tetap bisa menemukan keindahan disana!) • Jika Dia membuatmu sakit, dan karenanya engkau jadi lebih mengingat-Nya, maka sungguh berarti Dia telah menyehatkanmu. Dan bila Dia membuatmu sehat, namun karenanya engkau justru berpaling dari-Nya, maka hakekatnya Dia telah men-sakit-kanmu! • Saat tawakkal berkata: aku akan berangkat untuk bekerja, maka kesuksesanpun langsung menimpali: dan aku akan selalu bersamamu. Sedang ketika kemalasan berujar: aku akan duduk untuk bersantai, maka kemalanganpun (kegagalanpun) serta merta menyahut: dan aku selalu setia menyertaimu! • Rahasia kesuksesan dalam hidup adalah saat engkau bisa mnghadapi/menyikapi ujian-ujiannya seperti cara burung bertahan di dalam pusaran badai • Hidup akan panjang jika diisi dengan hal-hal besar, dan (sebaliknya) menjadi pendek sekali bila dipenuhi dengan masalah-masalah remeh temeh • Dunia ini bak si jelita. Jika engkau mengejarnya, ia justru enggan. Akan tetapi saat engkau enggan terhadapnya, ia malah (berbalik) mengejarmu • Dunia ini: awalnya tangis (dan tawa), tengahnya lara, akhirnya fana, dan setelahnya: nikmat abadi atau adzab pedih tak henti • Jika orang-orang baik tidak tahu tentang cara/manajemen kerja, maka Allah akan membiarkan orang-orang jahat memimpin/menguasai mereka • Kondisi sakit adalah sebuah “sekolah” penempaan diri. Dimana jika pasien mampu memanfaatkannya denga sebaik-baiknya, niscaya akan menjadi nikmat bukan “laknat” • Posisikanlah dirimu dalam hidup ini sebagaimana hidup sendiri telah “menempatkanmu”, seraya tak henti berupaya terus meningkat dan meningkat • Jika ingin tahu derajatmu disisi-Nya, maka lihatlah dimana Dia menempatkanmu, dan dalam hal apa Dia memberdayakanmu • Terbanglah menuju Allah dengan dua sayap: (sayap) kecintaan kepada-Nya dan (sayap) keyakinan akan rahmat dan janji-Nya. • Ilmu itu bukanlah apa yang telah engkau ketahui dari yang semula tidak engkau tahu. Melainkan manfaat apa yang telah engkau ambil dan dapatkan dengan mngetahuinya? • Akhlak baik bisa mentabiri banyak keburukan. Sedangkan moral buruk akan menutupi banyak kebaikan • Kebenaran itu memiliki “pasukan” yang senantiasa membela dan memperjuangkannya, termasuk diantaranya kebatilan itu sendiri • Istiqamah adalah jalan, dimana awalnya kemuliaan, tengahnya keselamatan, dan akhirnya Surga penuh kenikmatan • Takkan dusta orang yang yakin/percaya dengan dirinya. Dan takkan khianat orang yang bangga dengan kehormatannya • Derita merupakan jalan keabadian bagi para pemilik jiwa besar, tapi sebaliknya menjadi jalan “kebinasaan” bagi yang berjiwa kerdil • Siapa yang dicinta oleh orang-orang saleh diantara hamba-hamba Allah, akan bisa mencium aroma Surga • Demi mengetahui bahwa, engkau tak sepenuhnya untuk-Nya, maka Dia-pun ”memaksamu” butuh kepada-Nya, agar total dalam menghadap-Nya • Kotak yang berisikan intan berlian tidak bisa lagi memuat pasir. Demikian pula hati yang penuh dengan hikmah tidak akan menampung hal-hal remeh temeh • Si fakir itu ibarat timbangan Allah di muka bumi ini. Dimana dengannyalah bisa ditimbang kesalehan dan kerusakan masyarakat • Kebaikan bertanya kepada Tuhan-nya: Dimanakah tempatku? Maka Tuhan-pun menjawab: di dalam hati org-orang yang tunduk kepada-Ku dan mengenal-Ku. • Janganlah “mematok” cita-cita besarmu adalah untuk menjadi kaya, melainkan untuk tidak menjadi fakir. Karena diantara fakir dan kaya terletak posisi orang-orang qanaah • Pembeda antara bahagia dan sengsara bagi seorang suami adalah apakah istrinya menjadi pndukungnya terhadap musibah, ataukah justru menjadi pendukung musibah terhadapnya • Kesuksesan terhebat dalam hidup ini adalah jika engkau mampu menyatukan keinginan-keinginanmu dengan keinginan-keinginan istrimu • Janganlah pernah sekali-kali menghina seseorang serendah apapun statusnya. Karena boleh jadi perputaran zaman akan menempatkannya di posisi yang membuatnya diharap dan ditakuti • Qanaah dan tamak adalah kaya dan fakir. Mungkin saja seorang fakir hakekatnya justru lebih kaya darimu. Dan boleh jadi seorang kaya ternyata sebenarnya lebih fakir • Kemuliaan itu ibarat kuda jantan liar yang tidak akan tunduk kecuali di tangan orang-orang yang kuat memegangnya • Orang mukmin bukanlah yang tidak maksiat kepada Allah. Akan tetapi ia adalah orang yang jika jatuh maksiat akan segera sadar dan kembali kepada-NYA • Dengan kebenaranlah langit dan bumi dicipta, dan dengan cinta keduanya bisa tegak berdiri • Tanpa iman, hidup merupakan teka-teki misteri yang tak terpahami maknanya • Kasihan sekali! Orang yang tidak sadar akan pendeknya hidup kecuali baru di akhir hayat • Pembeda antara sifat/sikap pengecut dan pemberani terletak pada keteguhan hati sesaat • Amal dan optimisme adalah “sarana/alat transportasi” para musafir menuju Allah • Sebaik-baik balsam bagi luka-luka kehidupan adalah keimanan kepada taqdir E-Mail : ididarusman_78@yahoo.com Phone : +6281586473078 Jadilah Guru bagi diri sendiri sebelum menjadi guru bagi orang lain

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, ga dosa kok..!