18 Februari, 2009

Resiko terbesar dalam hidup


"Resiko terbesar dalam hidup adalah tidak berani
mengambil resiko."
"The biggest risk in life is not taking any risk"

Tertawa adalah mengambil resiko kelihatan bodoh.
Laughing is taking risk of looking like a fool.

Menangis adalah mengambil resiko kelihatan
sentimental.
Crying is taking risk of looking sentimental.

Mengulurkan tangan kepada orang lain adalah mengambil
resiko ikut terlibat.
Helping others is taking risk to get involved in their
trouble.

Memperlihatkan perasaan adalah mengambil resiko
ditolak.
Showing your emphaty is taking risk to be rejected.

Memaparkan impian Anda di hadapan orang banyak adalah
mengambil resiko diejek.
Sharing your dreams is taking risk of fooling around.

Mencintai adalah mengambil resiko mendapat balasan
dicintai.
To love is taking risk to be loved.

Maju menghadapi kekuatan yang jauh lebih besar adalah
mengambil resiko gagal.
Stepping forward to challenge bigger power is taking
risk of failing.

Tetapi resiko harus diambil karena bahaya yang
terbesar dalam kehidupan adalah tidak berani mengambil
resiko.
Instead, the biggest risk is not taking any risk.

Orang yang tidak berani mengambil resiko tidak
melakukan apapun, tidak punya apa-apa dan bukan
apa-apa.
Mungkin dia menghindari penderitaan dan kesedihan,
tetapi dia tidak bisa belajar, merasakan, berubah,
tumbuh atau mencintai. Karena dirantai oleh
kepastiannya, maka dia adalah budak. Hanya orang yang
berani mengambil resiko sajalah yang merdeka.
One who's afraid to take risks does nothing, owns
nothing and surely he's no one.
He might avoid suffer and pain, but he cannot learn,
feel, change, grow or love anything.
He's a slave of his own chain. Freedom is for people
who dare to take risks.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar, ga dosa kok..!